POPNAS XV Dibuka, Banten Target Lima Besar

0
18

KURVA.co.id, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu 17 November 2019.

“Saya sangat mengapresiasi Pemprov DKI yang bisa menjadi tuan rumah dalam waktu yang sangat singkat. Harusnya POPNAS dilaksanakan di Papua. Tetapi atas kerja sama Pemprov Jakarta, Kemenpora dan Jawa Barat maka kita bisa melaksanakan POPNAS ke 15,” ujarnya.

Ia berharap POPNAS yang diikuti oleh para pelajar di 34 provinsi di Indonesia itu dapat melahirkan atlet-atlet yang bukan hanya berprestasi di tingkat pelajar, tapi juga di level yang lebih tinggi lagi seperti regional hingga provinsi. Seraya mendorong pemerintah daerah agar memberikan ruang yang lebar bagi para pelajar supaya bisa mengembangkan bakatnya di bidang olahraga.

“Pemerintah menaruh harapan kepada Pemda untuk memberikan ruang pelajar supaya bisa mengembangkan bakat mereka di bidang olahraga dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional,” katanya menambahkan.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora ) provinsi Banten, Deden Apriandi Hartawan optimis kontingan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV provinsi Banten mampu meraih peringkat lima besar pada ajang Popnas tahun ini. Target tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pada event Popnas sebelumnya kontingan Banten masuk posisi 7 besar.

“Target lima besar mudah-mudahan tercapai. Kenapa enggak, karena kemaren kita ke 7 di bawah Lampung dan Riau. Karate menjadi kekuatan dan atlit Banten sudah lebih baik, judo juga dan cabor lainnya, ini realistis. Tapi diakui harus kerja keras,” kata Deden.

Dalam Popnas tahun ini, lanjut Deden Banten menerjunkan 113 atlit dengan mengikuti 13 cabang olahraga. Pihaknya juga menjadikan semua cabor menjadi andalan karena pembinaan dilakukan secara serius untuk semua cabor.

“Semua Cabor adalah andalan karena dibina serius, tidak bisa satu saja, karena rugi itungannya. Olahraga itu dinamis, apalagi olahrara subjektif, nanti akan ada kejutan kejutan,” lanjutnya.

Sedangkan dalam pembukaan tadi, Deden menyampaikan kontingen Banten membawa sesuatu yang berbeda. Dimana defile yang ikut mengenakan pakaian adat Baduy.

Kepala Dispora Banten, Deden Apriandhi berpose bersama Staff dan pejabat Kemenpora.

“Ini ciri khas, dengan pakaian adat lokal yakni pakaian khas Baduy yang dipakai HUT Banten kemarin. Dalam defile tadi ada 40 peserta yang ikut,” ucapnya.

Deden menambahkan pihaknya telah menyiapkan bonus bagi para atlit yang menyumbangkan medali.

“pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur sudah mempersiapkan bonus bagi atlet yang mendapatkan medali. Yakni medali Emas 15 juta, perak 10 juta dan perunggu 5 juta. Untuk beregu itu 20 juta,” tukas Deden. 

Diketahui cabang olahraga yang bakal dipertandingkan dalam ajang tersebut antara lain angkat besi, judo, voli pasir, karate, bulutangkis, pencak silat, sepak takraw, dayung, taekwondo, atletik, renang, dan panahan.

Pertandingan-pertandingan POPNAS akan tersebar di sejumlah tempat, yaitu Angkat Besi di Gelanggang Remaja Jakarta Timur; Judo di Gedung Judo Jakarta Utara; Voli Pasir di Pantai Karnaval Ancol; Karate di Gelanggang Remaja Jakarta Timur; Bulutangkis di Gelanggang Remaja Kec. Pulo Gadung.

Berikutnya Pencak Silat di Gelanggang Remaja Jakarta Utara; Sepak Takraw di Gelanggang Remaja Matraman; Dayung di Situ Cipule, Karawang; Taekwondo di Pendulum Nusantara Hall, Ciawi; Tarung Derajat di GOR Arcamanik Bandung. Untuk cabang Atletik, Renang dan Panahan di Gelora Bung Karno (GBK). (*Nin/Bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here