Ekspor Meningkat Domestik Melempem, Krakatau Steel Rugi Rp 2,96 triliun

0
42

KURVA.co.id, Jakarta – Pabrik baja pelat merah, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengalami kerugian secara konsisten. Kerugian terjadi akibat melempemnya penjualan pasar domestik US$ 776 juta dari sebelumnya US$ 1,09 miliar, meski dibagian lain ekspor meningkat US$ 90,92 juta.

Pada triwulan III atau 9 bulan pertama tahun 2019, emiten PT KS dengan kode saham KRAS ini mencatat nilai kerugian mencapai US$ 211,912 juta atau setara Rp 2,96 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

Berdasarkan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin, 4 November 2019 salah satu kerugian disumbang oleh tertekannya pendapatan bersih perusahaan pada kuartal III-2019 yang hanya sebesar US$ 1,053 miliar atau sekitar Rp 14,7 triliun. Pendapatan itu lebih rendah dari pendapatan bersih yang pada kuartal yang sama pada 2018 senilai US$ 1,276 miliar atau Rp 17,8 triliun.

Meski berhasil meningkatkan efisiensi dari beban pokok penjualan US$ 1,161 miliar menjadi US$ 995,353, namun beban keuangan perseroan tercatat mengalami kenaikan dari sebelumnya US$ 79,106 juta menjadi US$ 92,824 juta pada kuartal III-2019.

Kondisi itu lah yang membuat keuangan KRAS babak belur pada kuartal III-2019. Bahkan, rugi yang dicatatkan KRAS melonjak tajam dari Kuartal III-2018 yang hanya US$ 37,382 juta menjadi US$ 211,912 juta di Kuartal III-2019. (Df/Bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here