SHARE

KURVAcoid, Tangerang – Pada Mei 2018, developer dan penerbit game Toge Productions mengumumkan bahwa mereka telah memberikan pendanaan tahap awal (seed funding) dengan jumlah yang tidak disebutkan kepada studio game tanah air GameChanger Studio.

Kedua startup game tersebut sama-sama berdomisili di Tangerang, Banten.

GameChanger Studio berencana memanfaatkan dana segar ini untuk fokus mengembangkan properti intelektual game mereka di pasar PC, mobile, maupun console.

“Sebelumnya kami harus mengerjakan proyek servis kecil, sehingga terkadang tidak fokus dalam mengembangkan game yang kami impikan,” jelas CEO GameChanger Studio Riris Marpaung di Tangerang, belum lama ini.

Tampilan game Infectonator: Survivors besutan Toge Productions dan GameChanger Studio.

Setelah investasi ini, Toge Productions akan menjadi penerbit utama dari berbagai game yang dikembangkan GameChanger Studio. Namun GameChanger Studio tetap membuka kemungkinan kerja sama dengan penerbit lain.

Toge Productions dan GameChanger Studio sebelumnya sempat berkolaborasi dalam meluncurkan game simulasi berjudul My Lovely Daughter, pada tanggal Maret lalu.

Pada Januari yang lalu, Toge Productions juga pernah memberikan pendanaan kepada studio game asal Surabaya, Mojiken Studio.

Tampilan game My Lovely Daughter karya kolaborasi GameChanger Studio dan Toge Productions.

Menurut CEO Toge Productions Kris Antoni, pihaknya memutuskan untuk memberi pendanaan kepada beberapa studio game tanah air karena melihat banyaknya kreator Indonesia yang berbakat namun tidak bisa berkembang karena tersandung masalah permodalan.

“Kami berkomitmen membantu kreator-kreator berbakat untuk merealisasikan karya-karya mereka dan menembus pasar global. Kami tidak hanya memberikan dukungan pendanaan, tapi juga dukungan dalam bentuk lainnya seperti dukungan pemasaran, mentorship, dan akses teknologi,” tutur Antoni.

Toge Productions sendiri berdiri pada tahun 2009 sebagai developer game Flash, sebelum akhirnya menjadi penerbit yang membantu pengembang game PC dan konsol lokal untuk bisa tampil di pasar internasional.

Pada Februari yang lalu, mereka berhasil mendapatkan pendanaan tahap awal dengan nominal yang tidak disebutkan dari Discovery Nusantara Capital (DNC). (techinasia/ans)