SHARE

KURVAcoid, Serang – Wakil Gubernur Provinsi Banten Andika Hazrumy menyampaikan bahwa realisasi revitalisasi kawasan Banten Lama sudah mencapai 40 persen. Wagub juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Banten untuk melihat perubahannya pada November 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan Andika dalam sambutannya pada pembukaan Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018 di halaman Pendopo Bupati Kabupaten Serang, Jumat (07/09). Turut hadir Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah dan Wakil Bupati Kabupaten Serang Pandji Tirtayasa.

Pada kesempatan ini Andika menyampaikan bahwa keseriusan Pemprov Banten dalam meningkatkan sektor pariwisata bisa dilihat melalui revitalisasi yang tengah dilakukan di kawasan Banten Lama. “Dengan revitalisasi Banten Lama yang saat ini sudah berjalan sekitar 40 persen, menunjukan bahwa Pemerintah sangat memperhatikan sektor pariwisata, baik pariwisata alam, religi, budaya, maupun kuliner. Insya Allah bulan November nanti kita sudah bisa melihat hasil dari revitalisasi,” ujar Andika.

Wagub mengatakan bahwa kawasan Banten Lama yang selama ini terkenal kumuh, dan tidak tertata dengan rapih akan ditata ulang, serta menjadikan salah satu objek wisata religi Provinsi Banten ini memiliki fasilitas dan prasarana standar internasional. “Kita tidak membongkar Masjid Agung Banten Lama, tapi kita mentata ulang di sekitar kawasannya. Nanti 1,4 hektar di sekeliling Masjid Agung Banten Lama akan kita pasang marmer,” tegas Wagub.

Terkait pariwisata di Kabupaten Serang, Wagub menyatakan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Serang dalam meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata selaras dengan program Pemerintah Provinsi dalam meningkatkan pendapatan daerah di luar pajak kendaraan bermotor. Selain itu, Wagub juga menekankan bahwa pentingnya dukungan dari pemerintah dan masyarakat menjadikan ajang Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018 adalah gagasan yang luar biasa.

Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah pada sambutannya mengungkapkan bahwa Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018 yang di gagas dari tahun lalu, semakin baik penyelenggaraannya dari tahun sebelumnya. Selain untuk lebih meningkatkan potensi pariwisata di Kabupaten Serang, acara ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di masyarakat. Mulai dari kerajinan tangan, kuliner, hingga potensi-potensi yang belum di gali sebelumnya. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. (adv)