SHARE

KURVAcoid, Jakarta – Skandal kebocoran data privasi 50 juta pengguna Facebook ditanggapi beragam sejumlah pengusaha berbasis teknologi; salah satunya CEO Apple, Tim Cook. Ia menegaskan tak akan pernah berada dalam situasi yang dihadapi Mark Zuckerberg. Menurutnya, data privasi pengguna sudah menjadi hak asasi bagi Apple.

“Saya tidak akan pernah berada dalam situasi itu,” kata Cook sebagaimana dilansir dari Dailymail.

Cook juga mengkritik teknik pengumpulan data Facebook yang terdokumentasi dengan baik, meliputi scraping informasi pribadi. Selanjutnya informasi pribadi pengguna Facebook tersebut digunakan untuk membangun profil pengguna secara detail dan menjualnya kepada pengiklan.

“Jika itu (memonetisasi data pelanggan) kami lakukan, tentu kami akan menghasilkan banyak uang. Kami tidak akan pernah pada situasi itu. Data pelanggan kami, adalah privasi bagi kami, dan itu adalah hak asasi manusia, kebebasan sipil,” jelas Cook.

Cook berpandangan, jenis profil pengguna yang telah dibangun oleh Facebook seharusnya tidak ada. Sebab profil-profil konsumen tersebut dapat disalahgunakan dan mengancam demokrasi jika disalahgunakan.

Termasuk disalahgunakan oleh para pengiklan. Akibat bocornya privasi pengguna Facebook, banyak ahli menyarankan perlunya beberapa jenis peraturan pemerintah untuk memastikan kebocoran privasi tidak terjadi lagi. (republika/ans)