SHARE

KURVAcoid, Jakarta – Bisnis online membuat startup layanan pencari dan pembanding produk tumbuh. Salah satunya Priceza yang sudah berdiri sejak 2013.

“Priceza fokus mencari klien dan memperkenalkan platform lewat konten, artikel ataupun rilis dan event agar konsumen tahu keberadaan kami,” ujar Reni Minarti, Co-Founder dan Vice President Sales Priceza Indonesia, belum lama ini.

Reni menyatakan bahwa e-commerce di Indonesia memang berkembang pesat. Namun, sebagai platform, Priceza optimistis bisa bersaing dengan e-commerce lain karena segmentasi dan tujuan dibentuknya Priceza adalah sebagai pembanding produk dari ragam situs belanja.

“Katalog produk di Priceza sudah ada 45 juta produk dari semua e-commerce di Indonesia dan Asia Tenggara,” sebut Reni.

Demi membesarkan bisnis, ia tengah menyiapkan aksi usaha. Seperti menjalin kerjasama dengan situs belanja di Hongkong, Singapura, Malaysia untuk memasarkan produk serta mendongkrak trafik kunjungan.

Saban bulan, situs tersebut didatangi sekitar lima juta orang. “Targetnya bisa lebih lagi, paling tidak tujuh juta pengunjung,” tambahnya.

Lonjakan pengunjung ini membuat dirinya optimistis pendapatan dari situs tersebut bisa meningkat. Saban bulan situs ini bisa meraup pendapatan Rp800 juta. “Arahan dari CEO bahwa target pendapatan tercapai dan merchant yang diakuisisi bertambah,” tandasnya.

Kalau sebelumnya, target pendapatan dan jumlah pengunjung sudah cukup memuaskan, Reni menyebut bahwa tahun ini Priceza fokus untuk mengedukasi masyarakat akan keberadaan platformnya dan mengedukasi pelaku UKM yang bergabung untuk mendesain platformnya menjadi menarik.

“Kalau kemarin target kami mendirikan perusahaan di Indonesia sekarang tugasnya mengedukasi masyarakat,” pungkas Reni. (kontan/ans)