SHARE

KURVAcoid, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar. Mulai 1 Juli kemarin, harga Pertamax Cs di beberapa wilayah mengalami kenaikan.

Dikutip laman Pertamina, harga Pertamax di Jakarta per 1 Juli sebesar Rp9.500 per liter atau naik Rp600 dibanding sebelumnya Rp8.900 per liter.

Harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp10.700 per liter dari sebelumnya Rp10.100 per liter. Harga Dexlite naik menjadi Rp9.000 per liter dari sebelumnya Rp8.100 per liter. Selanjutnya, Pertamina Dex naik Rp500 dari Rp10.000 menjadi Rp10.500.

Sementara, harga bahan bakar Pertalite, Pertamax Racing, dan Solar non subsidi tak mengalami perubahan harga.

Kenaikan harga ini menyita perhatian masyarakat. Sebab, Pertamina seolah tak memberi sinyal akan kenaikan tersebut. Namun harga Premium dan Solar tidak mengalami kenaikan.

“Premium tetap, karena Premium dan Solar itu jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP), itu ditetapkan oleh pemerintah,” kata VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito di Jakarta, kemarin.

“Premium tetap karena Premium kan pemerintah yang menetapkan harganya tetap, solar juga tetap. Yang disesuaikan hanya Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Hanya 4 itu saja,” sambungnya.

Adiatma mengatakan, Pertamina tidak berkewajiban melakukan sosialisasi untuk menaikkan harga bahan bakar tersebut. Terkait kenaikan harga bahan bakar ini, Pertamina mengacu Perpres 191 Tahun 2014 yang telah direvisi dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 Tahun 2018.

Adiatma mengatakan, terkait penetapan harga dilakukan oleh badan usaha. Kemudian, badan usaha melaporkannya ke Kementerian ESDM.

“Untuk aturan apakah perlu sosialisasi atau tidak, itu kan patuh undang-undang kemudian Perpres 191 yang direvisi, kemudian Permen 34 itu tidak dibutuhkan sosialisasi,” ujarnya.

Kenaikan harga bahan bakar itu juga seperti yang dilakukan oleh badan usaha lain. Bahkan, kompetitor seperti Total dan Shell sudah lebih dulu menaikan harga.

“Sama dengan kompetitor kalau naikin nggak usah sosialisasi, pers release, dan mereka sudah naikin di awal Juni sebelum mudik,” kata dia. (detik/ans)