SHARE

KURVAcoid, Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak, Banten, menyalurkan penguatan modal untuk pelaku usaha pedagang kecil.

“Penyaluran bantuan modal itu agar pelaku pedagang kecil berkembang,” kata Yuli, Staf Sumber Daya Manusia (SDM) Baznas Kabupaten Lebak, Kamis.

Selama ini, pedagang kecil yang menerima bantuan penguatan modal juga banyak berhasil dalam mengelola usaha sehingga menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Keberhasilan pedagang kecil itu, diantaranya seorang pedagang sayuran yang sebelumnya memiliki satu gerobak. Namun, setelah menerima dana penguatan modal Baznas berhasil hingga memiliki tiga gerobak.

Penyaluran dana ekonomi kreatif berlangsung tahun 2007 dan hingga kini perguliran sudah di atas Rp1 miliar dengan anggota 1.200 pedagang kecil.

Penyaluran penguatan modal bagi nasabah baru sejak Januari-Juni 2018 sudah digulirkan mencapai Rp81 juta dengan anggota 250 pedagang kecil.

Mereka para anggota atau debitur penerima modal dibatasi hanya fase tahap ke empat. Sebab, penyaluran dana Baznas itu dibatasi dengan empat fase karena banyak yang menunggu.

Para pelaku ekonomi kreatif menerima bantuan penguatan modal bervariasi antara Rp500 ribu sampai Rp2 juta dengan mengembalikan pinjaman dalam tempo 10 bulan.

Bantuan modal itu, kata dia, penerima pinjaman tidak dikenakan bunga. Namun demikian, Baznas tidak menolak jika mereka memberikan infaknya setiap mengangsur pinjaman.

“Kami berharap pelaku ekonomi kecil itu bisa mengembangkan usaha sehingga mampu mensejahterakan keluarga,” ujarnya.

Aminah (50) warga Kecamatan Rangkasbitung mengaku dirinya merasa terbantu dengan adanya bantuan modal bergulir dari Baznas itu.

Pemberian modal itu berawal sebesar Rp500 ribu, namun kini usahanya berkembang hingga menerima pinjaman modal Rp2 juta.

“Kami sehari bisa menghasilkan omzet Rp700 ribu setelah usahanya berkembang,” kata Aminah yang berjualan makanan. (antara/ans)