SHARE

KURVAcoid, Lebak – Pasokan beras lokal di Kabupaten Lebak, Banten, melimpah dan mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di daerah itu hingga tahun 2019.

Dari pantauan, Kamis, sejumlah kios pedagang sembilan bahan pokok atau sembako dipasok beras lokal yang didatangkan dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Lebak.

Mereka memasok beras lokal tersebut kebanyakan jenis beras medium dengan harga bervariasi tergantung kualitasnya mulai Rp230.000 hingga Rp280.000 per karung dan kapasitas berat 25 Kg.

Apabila, dijual berkisar antara Rp8.500 sampai Rp10.500 per liter. Harga beras sebesar itu, ujar dia, masih relatif stabil dan tidak terjadi kenaikan.

“Kami hari ini menerima pasokan beras lokal dari Kecamatan Malingping sebanyak lima ton,” kata Ahmad (50) seorang pedagang di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Ia mengaku dirinya sejak dua tahun terakhir ini tidak mendatangkan beras dari luar daerah.

Biasanya, kata dia, jika pasokan beras lokal itu tidak ada akibat serangan hama yang menyebabkan terjadi gagal panen dipastikan pedagang mendatangkan beras dari Jawa Barat dan Jawa Tengah,

Namun, saat ini pasokan beras lokal melimpah dan mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Kami sekarang ini tidak kesulitan untuk mendatangkan beras lokal,” ujarnya menjelaskan.

Begitu juga Maman (50) seorang bandar beras di Kecamatan Rangkasbitung mengaku saat ini beras lokal masih dipasok dari pabrik penggilingan yang ada di Kabupaten Lebak.

Mereka para pemilik pabrik penggilingan beras menampung gabah petani dari hasil panen sepanjang tahun 2018.

Pasokan beras melimpah, tentu pedagang sangat diuntungkan, karena omzet pendapatan relatif stabil.

“Kami dua hari lalu mendatangkan beras lokal dari petani Kecamatan Cibadak sebanyak 20 ton,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengatakan pihaknya menjamin persedian beras lokal melimpah bahkan surplus 17 bulan kedepan.

Berdasarkan laporan produksi beras di Kabupaten Lebak hingga Oktober 2018 sebanyak 323.605 ton.

Sedangkan, kebutuhan konsumsi beras bagi warga Kabupaten Lebak yang berpenduduk 1,2 juta jiwa itu sekitar 11.977 ton per bulan atau 143.724 ton per tahun dengan rata-rata per kapita sebanyak 114 kilogram/tahun.

“Kami menjamin produksi beras lokal sekitar 203.835 ton dipastikan aman,” katanya. (antara/ans)