SHARE

KURVAcoid, Jakarta – Coworking space kini menjadi salah satu pilihan ruangan kantor yang kekinian untuk pekerja usaha rintisan atau start up. Di ruang bersama ini, mereka yang menyewa bisa mendapatkan ruangan untuk bekerja dengan harga yang lebih murah dan jangka waktu sewa mulai dari harian hingga tahunan.

CEO Kolega salah satu coworking space Rafi Rachmanzah menjelaskan, coworking space menawarkan tempat kerja fleksibel di lokasi yang strategis. Mereka yang menyewa juga membayar sesuai manfaat yang didapatkan.

Dia menjelaskan saat ini banyak perusahaan start up kecil yang belum memiliki kantor permanen akibat harga sewa ruang kantor yang mahal dan jumlah karyawan yang belum terlalu banyak.

“Kami menyebutnya ini tempat kerja zaman now, karena harganya lebih murah daripada kantor biasa bisa hemat 20%. Terus lokasinya juga strategis, kalau mau ke Sudirman atau Thamrin juga nggak jauh-jauh banget,” kata Rafi, Sabtu.

Rafi menjelaskan coworking space menawarkan berbagai kemudahan seperti fasilitas furnitur, internet, telepon, listrik hingga konsumsi seperti makanan dan minuman. Ini biasanya tidak didapatkan di ruang sewa kantor profesional.

Event space di coworking space Kolega Jakarta.

Kolega menawarkan untuk All Access Card seharga Rp50.000 untuk setiap member per hari. Kemudian Coworking Area Rp1 juta per bulan, Dedicated Desk atau ruang untuk satu kelompok start up dibanderol Rp2 juta per bulan.

Selain itu untuk ruang kantor berkapasitas 1 hingga 10 orang Rp5 juta per unit. Kolega juga menyediakan ruang rapat dengan harga mulai dari Rp165.000 per dua jam termasuk jaringan internet, minuman, dan papan tulis. Kemudian, ada juga event space dengan harga mulai dari Rp1,1 juta per dua jam. Kolega kini berada di Tebet, Senopati, Antasari, Equity Tower, dan Satrio.

Pendiri Kedasi Ivan Podiman menjelaskan, pekerja kreatif kini biasanya malas untuk datang ke kantor-kantor besar. Hal ini karena biasanya ruang sewa kantor cukup mahal untuk pekerja kreatif, starts up dan freelancer.

“Biasanya malas ke gedung karena repot, harus rapi, jam kantor, tukar akses kartu, kalau sewa coworking space kan dia bebas mau pakai sandal, kaos bebas saja,” ujar dia.

Menurut Ivan, penyewaan coworking space lebih terjangkau jika dibandingkan dengan ruang sewa kantor pada umumnya. Di Kedasi, jumlah penyewa saat ini mencapai 11 perusahaan.

Suasana coworking space Kedasi Jakarta.

Kedasi menyediakan paket Rp30.000 per jam, Rp100.000 untuk harian dan Rp75.000 untuk paket pelajar dengan fasilitas mulai dari kursi dan meja kerja hingga gratis ngeprint. Kini Kedasi berada di Tomang, Tanjung Duren dan Thamrin.

Founder Conclave Akbar Maulana Brojosaputro menjelaskan coworking space sebenarnya bertujuan untuk membantu usaha rintisan yang memiliki budget minimal untuk mendapatkan tempat kerja yang nyaman.

Conclave menawarkan harga sewa mulai dari Rp100.000 per hari dengan fasilitas kartu akses masuk 24 jam, minuman, internet, pantry, listrik dan printer. Kemudian juga ada ruang rapat Rp300.000 per jam dengan fasilitas coffee break, 1 flip chart, projector/LCD TV dan sharing lemari pendingin. Conclave juga menyediakan penyewaan auditorium harga dimulai dari Rp1,5 juta per jam.

Selain itu, Conclave juga menyewakan private office seharga Rp4 juta per bulan dengan fasilitas internet, surat dan pelayanan dokumen, 12 jam rapat gratis, ruangan berkapasitas 4-6 orang, minuman, pantry, akses 24 jam. Conclave berada di Jalan Wijaya 1 No 5C, Jakarta Selatan dan Jalan Simatupang No 410. (detik/ans)