SHARE

KURVAcoid, Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melaksanakan sholat Idul Adha 1439 Hijriyah di Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (22/08). Gubernur tiba di Masjid Raya Albantani  pada pukul 05.55 WIB disambut oleh Wagub, Plh Sekretaris Daerah, Asisten Ahli dan Staf  Ahli serta para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Provinsi Banten.

Usai shalat Idul Adha, Gubernur mengajak semua jajarannya dan lapisan masyarakat untuk menumbuhkembangkan semangat qurban agar dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

“Semangat qurban ini harus terus kita tumbuhkembangkan dan kita tingkatkan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Gubernur saat di wawancarai selepas penyerahan secara simbolik hewan qurban. Untuk itu ia bersama sama dengan Wagub mengintruksikan kepada seluruh OPD agar berqurban.

Lebih lanjut saat dimintai tanggapannya terkait Bencana Alam yang terjadi NTB, Gubernur menyampaikan duka sedalam-dalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di NTB. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dan mempelajari hal-hal apa saja yang urgen dan sangat diperlukan disana, serta telah mengirimkan tim Tagana Provinsi Banten sebanyak 10 orang. Tim yang dikirim merupakan orang-orang atau petugas yang sudah terlatih dan memiliki kemampuan dalam mengatasi serta menghadapi korban bencana.

Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyerahkan hewan qurban usai shalat Idul Adha 1439 H. (Foto: Istimewa)

Berlaku sebagai Imam sholat Idul Adha KH Mi’rojuddin, dengan Bilal Erly Sukandar dan Khatib KH Wawan Wahyudi. Pada khutbahnya, khatib mengatakan agar dapat mengambil i’tibar (perumpamaan) dari kisah keikhlasan jiwa besar Nabi Ibrahim AS yang telah lama berdoa dan menantikan kehadiran seorang putra, namun ketika putra yang telah lama dinantikan baru saja dimiliki dan telah tumbuh berusia tiga belas tahun, justru datang perintah baru dari Allah SWT untuk menyembelih putranya sebagai qurban, Ia pun ikhlas menerimanya. Maka akhirnya, semakin diangkatlah derajatnya di mata Allah SWT.

Khatib mengatakan, Nabi Ibrahim AS adalah sang promotor yang mengajak umat manusia untuk mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarganya demi untuk kepentingan yang lebih luas atas dasar kebenaran (agama), sehingga tanpa ragu, tanpa menunda-nunda, Nabi Ibrahim langsung menuruti (Kebenaran) perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya dengan hati ikhlas.

Ia bersikap mengedepankan kepentingan agama (kebenaran di ruang publik)  dan untuk ummat, meski harus mengorbankan putranya untuk disembelih. Walaupun pada akhirnya tidak jadi disembelih, karena Allah SWT mengutus malaikat untuk menggantikan Nabi Ismail AS dengan kambing untuk disembelih.

Karena sejatinya Allah SWT tidaklah akan mensyariatkan kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra semata wayang kesayangannya yang telah lama dinantikannya itu, tetapi perintah tersebut hanyalah upaya Allah SWT menguji kualitas keimanan untuk menetapkan dan mengangkat derajat Nabi Ibrahim AS, bersedia atau tidakkah mengorbankan putranya itu. Terbukti, setelah Nabi Ibrahim dan putranya pun bersedia (bersabar) untuk melaksanakan perintah tersebut, kemudian  Allah SWT pun mengirim kambing untuk disembelih, sebelum Nabi Ibrahim melaksanakan atau menyembelih putranya.

Panitia Pelaksana Sholat Idul Adha dan Panitia Pemotongan Hewan Qurban Masjid Raya Albantani  melaporkan serta menyampaikan bahwa hewan titipan dan amanah yang melakasanakan  qurban sejumlah 47 ekor hewan qurban dengan rincian sebagai berikut; Presiden RI 1 ekor sapi, Gubernur Banten 1 ekor sapi, Wagub 1 ekor kerbau, Plh Sekretaris Daerah 1 ekor sapi, Badan Pendapatan Daerah  2 ekor sapi, Bank Banten 2 sapi, Dinas Kesehatan 1 ekor sapi 2 ekor domba, Dinas Lingkungan Hidup 1 ekor sapi, BPSDM 1 ekor sapi, Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah 1 ekor sapi, Dinas Pariwisata 1 ekor sapi, DPRD 1 ekor sapi, Biro Administrasi Pembangunan 1 ekor sapi, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat 1 ekor sapi,

Kantor Wilayah Kementrerian Agama 1 ekor kerbau, Badan Masyarakat Desa 1 ekor sapi, Dinas Pertanian 1 ekor sapi, Dinas Pemuda dan Olahraga 1ekor sapi, Satuan Polisi Pamong Praja 1 ekor sapi, DPKAD 1 ekor domba, Bioro Organisasi 1 ekor domba, Biro Insfrastruktur dan SDA 1 ekor domba, Dinas Perindrustrian dan Perdagangan 1 ekor sapi, Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi 1 ekor sapi, Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman 1 ekor sapi, Sekretariat DPRD 1 ekor sapi, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral 1 ekor sapi, Dinas Sosial 1 ekor sapi dan 1 ekor domba, BPBD 1 ekor sapi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 1 ekor sapi, Dinas Ketahanan Pangan 1 ekor sapi, Diskominfo 1 ekor kerbau, Biro Pemerintahan 1 ekor domba, Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan 6 ekor domba, Biro Hukum 1 ekor domba, RSUD Banten 2 ekor domba, Kesbangpol 1 ekor domba, (red/ans)