SHARE

KURVAcoid, Jakarta – Direktur Eksekutif Grab Indonesia Ongki Kurniawan menuturkan kemunculan pengemudi ojek online telah mendorong percepatan inklusi keuangan. Hal itu terlihat dari pembuakaan satu juta akun bank dalam kurun waktu empat tahun, seiring dengan geliat bisnis transportasi berbasis aplikasi.

“Untuk meningkatkan inklusi finansial, empat tahun terakhir beroperasi di Indonesia kami sudah ciptakan lebih dari 1 juta akun bank. Pembukaan 1 juta lebih akun bank ini membuat individu di Indonesia ini menjadi terlihat di sektor ekonomi,” ujar Ongki di cara Microsoft Cloud Hybrid Summit di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Menurutnya, upaya mendorong inklusi keuangan diperlukan melalui pendapatan masyarakat. Terkait hal ini, Ongki menyebut Grab membantu masyarkat mengantongi pendapatan lebih.

“Jika Anda ingin dorong peningkatan inklusi keuangan, dorong penggunaan instrumen keuangan. Kami mendorong peningkatan pendapatan mereka dari sebelumnya. Jika pendapatan lebih banyak, manfaat lebih banyak, ada urgensi untuk menggunakan instrumen keuangan,” ucapnya.

Seiring dengan meningkatnya pendapatan pengemudi ojek online, maka meningkat pula minat masyarakat untuk membuka rekening bank. Ongki kemudian menilai hal ini akan mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

“Itu membuat mereka berpikir untuk membuat rekening bank. Mungkin sebelumnya mereka tak memikirkan hal itu,” ujarnya.

Ongki mengatakan, era digital memberikan akses yang luas kepada masyarakat agar berhubungan langsung dengan layanan keuangan. Atas alasan tersebut, pemerintah bisa meramu instrumen keuangan yang dianggap cocok bagi pengemudi.

“Ini semua membuat mereka (mitra) bisa dipelajari tingkah lakunya sehingga dapat menciptakan instrumen keuangan yang cocok, seperti perumahan, asuransi. Mau tak mau ini mendorong inklusi keuangan,” ucapnya. (cnn/ans)