SHARE

KURVAcoid, Jakarta – Seolah tak mau ketinggalan dengan game buatan bangsa asing, developer Tanah Air pun ingin bersaing ke kancah global. Salah satunya adalah developer Shinta VR yang baru saja merilis game berjudul Codename: Mindvoke.

Codename: Mindvoke sendiri merupakan game virtual reality (VR) yang memiliki jenis permainan FPS (First Player Shooter). Game ini pun diklaim sebagai game VR kompetitif (eSports) pertama yang dibuat oleh developer lokal.

Tak mau berlama-lama, Shinta VR langsung menggelar turnamen eSports dari game tersebut yang bertajuk Codename: Mindvoke Competition. Sejak dibuka pendaftaran pada tanggal 3 April kemarin, babak penyisihan akhirnya mulai digelar pada tanggal 6 April bertempat di What’s Up Café, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menurut Co-Founder Shinta VR Akira Sou, kompetisi ini merupakan wadah yang ingin mereka kembangkan untuk terus meningkatkan minat orang-orang dalam permainan VR. Menurutnya, bukan suatu hal yang mustahil jika game VR akan menjadi tren game di Indonesia maupun di dunia dalam beberapa tahun kedepan.

“Oleh karena itu, kami bangga bisa menjadi pengembang permainan VR yang menghasilkan game multiplayer pertama di Indonesia. Kedepannya kami sangat optimis untuk terus mengembangkan Codename: Mindvoke agar lebih dapat dimainkan oleh gamer secara lebih luas, terutama untuk bisa menjadikan game kami ini go internasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Hal senada juga dipaparkan oleh Co-Founder Shinta VR Andes Rizky terkait misi Shinta VR menembus pasar internasional. Menurutnya Indonesia dipenuhi anak-anak muda yang kreatif, yang mampu untuk bersaing dan tidak kalah dengan warga negara lain.

“Dengan tingginya penetrasi pasar dalam industri game virtual, Shinta VR akan terus berkomitmen untuk melakukan inovasi, agar game kami Codename: Mindvoke bisa terus berkembang dan menjadi game virtual pertama di Indonesia yang menembus pasar international,” paparnya.

Lewat Codename: Mindvoke, pemain disebut akan merasakan sensasi masuk ke dalam surreal world. Game ini mempertemukan dua tim, dimana masing-masin pemain akan dibekali dengan tiga senjata utama yang digerakkan sesuai dengan fungsinya. (detik/ans)