SHARE

KURVAcoid, Tangerang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Nazil Fikri menyatakan pemerintah Kabupaten Tangerang belum maksimal mengatasi penyerapan tenaga kerja (naker) lokal.

“Sebagai daerah industri sangat ironis banyak warga yang belum mendapatkan lowongan pekerjaan layak. Pemerintah harusnya dapat menyalurkan ke sejumlah pabrik di wilayah ini.,” katanya di Kabupaten Tangerang, Minggu.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan sektor industri yang resmi terdaftar dan tersebar pada 29 kecamatan sebanyak 5.105 perusahaan.

Dia mengatakan sebagai daerah penyangga ibukota, maka persoalan naker adalah serius dan perlu perhatian serius untuk ditindaklanjuti, apalagi penyerapan dianggap rendah.

Pihaknya mendorong agar pemerintah daerah melakukan berbagai upaya supaya penyerapan naker lokal dapat diberdayakan dan memiliki kompetensi berusaha.

Namun untuk mengatasi masalah itu, pihaknya berharap dilakukan upaya pelatihan berbasis kompetensi, menjalin komunikasi dengan pelaku usaha serta mendorong terbentuk sarana hubungan industrial yang baik.

Bahkan legislator itu memberikan rekomendasi menyangkut penyerapan naker yang rendah tersebut melalui laporan pertanggungjawaban akhir Bupati tahun 2017 dan laporan akhir masa jabatan Bupati periode 2013-2018.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Dedi Sutardi mengatakan instansi terkait yang mengurus naker harus lebih fokus menanggani masalah.

Dedi mengatakan, penyaluran tenaga kerja lokal sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi penduduk, bila tidak disalurkan mereka menggangur padahal tamatan SMA/SMK atau sederajat.

Meski begitu, pihaknya mengapresiasi kinerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang yang sudah rutin mengelar bursa lowongan kerja sehingga dapat menyerap naker lokal.

“Berikan prioritas kepada naker lokal dan jalin komunikasi dengan petinggi pabrik supaya program tersebut dapat dilakukan lebih maksimal,” kata politisi Partai Demokrat itu. (antara/ans)