SHARE

KURVAcoid, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan Amvesindo dan Ernst and Young semakin getol untuk mendorong perkembangan startup yang berpotensi untuk menjadi unicorn.

Setelah berhasil membawa 70 top tiers investors asing maupun lokal pada Nexticorn Mei lalu, Program Nexticorn selanjutnya akan segera di gelar Oktober mendatang di Bali.

Untuk mengantisipasi membludaknya permintaan meeting antara investor dengan startup seperti yang terjadi pada Nexticorn Mei lalu, pemerintah akan memperkenalkan startup secara langsung pada top tiers investor.

Startup yang telah melewati tahap seed hingga seri A dan ingin mengembangkan bisnisnya dalam program Nexticorn, sebelum bertemu langsung dengan investor akan dibuatkan compendium terlebih dahulu.

Milestone yang pertama, kita akan bawa compodium berisikan data awal startup yang berisikan profil startup lengkap dengan deskripsi startup untuk kita tunjukkan pada investor,” kata Rudy Ramawy, Chief of NextiCorn’s Portofolio Committee for VC Classification and Startup Curation, belum lama ini.

Menurutnya, permasalahan startup yang berada pada tahap seed dan seri A yakni bukan hanya mencari pendanaan namun juga bertemu dengan investor yang berpengalaman dalam menelurkan unicorn.

“Yang menjadi tantangan setelah tumbuh, mereka perlu investor dengan pengalaman yang lebih besar lagi untuk bisa membawa startup mereka tumbuh lagi melalui pendanaan seri B, C, dan seterusnya. Supaya mereka bisa tumbuh lebih cepat dan lebih banyak tanpa harus mengalami trial and error,” jelasnya.

Saat ini pihaknya tengah berencana untuk mendatangi top tiers investor di Singapura, China, Korea dan Jepang untuk dapat menghadiri Nexticorn yang akan dilaksanakan Oktober mendatang. (kontan/ans)