SHARE

KURVAcoid, Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data investasi yang masuk ke Indonesia. Penanaman modal asing (PMA) paling banyak berasal dari Singapura.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis menjelaskan, periode Januari-Maret 2018 realisasi investasi dari Singapura ke Indonesia tercatat US$ 2,6 miliar atau 32,6%.

“Untuk negara asal PMA, yang pertama masih tetap Singapura di kuartal pertama 2018 ini,” kata Azhar dalam konferensi pers di Gedung BKPM Jakarta, Senin.

Posisi kedua realisasi investasi diduduki Jepang dengan nilai US$ 1,4 miliar atau 16,7%. Korea Selatan di posisi ketiga yakni dengan nilai investasi US$ 0,9 miliar atau 11,6%.

Kemudian di posisi keempat China sebesar US$ 0,7 miliar atau 8,3%. Selanjutnya yang terakhir adalah Hong Kong sebesar US$ 0,5 miliar atau 6,3%.

Periode kuartal IV 2017 (Oktober-Desember) realisasi investasi dari Singapura tercatat US$ 2,3 miliar atau 27,8%, kemudian Jepang US$ 1 miliar atau 11,9%, Hong Kong US$ 800 juta atau 9%, Korea Selatan US$ 700 juta, Cina US$ 600 juta.

“Realisasi PMA dalam US$, kita pakai tetap kurs APBN Rp13.400 per US$, triwulan 1 2018 itu US$ 8,1 miliar kalau dibanding triwulan 1 2017 US$ 7,3 miliar. Ada kenaikan 10,96% pada periode yang sama. Karena memang selalu kuartal pertama realisasi realtif masih sedikit,” tuturnya. (detik/ans)